Genre : Action, Fantasi, Thriller
Sutradara : Mans Marlind, Bjorn Stein
Produser : Len Wiseman, Gary Lucchesi,
Tom Rosenberg
Penulis
Naskah : John
Hlavin, J. Michael Straczynski
Pemain :Kate
Beckinsale, Michael Ealy, Stephen Rea, Charles Dance, India Eisley,
Sandrine Holt, Theo James, Richard Cetrone, Robert Lawrenson
Film ini
adalah serial dari kisah Perseteruan antara Vampire dan Lycons (manusia
serigala) yang memasuki babak baru. Di film edisi sebelumnya, manusia menyadari
adanya dua ras lain selain mereka. Maka kemudian dilakukan pembersihan yang
mungkin bisa disebut “race
cleansing”. Kejadian tersebut dikisahkan di awal film dalam bentuk kilas
balik / flashback, sehingga memudahkan bagi yang belum pernah menyaksikan cerita
tiga film sebelumnya.
Tidak sulit
mengikuti film ini, karena memang ceritanya hanya pertempuran antara dua ras Vampire
dan Lycons. Hanya di film ini dikisahkan kedua ras terpaksa bersembunyi karena
manusia berhasil mengeliminasi sebagian besar di antara mereka. Dalam kisah
sebelumnya, Selena dipisahkan dari
kekasihnya Michael Corvin karena bom ultraviolet yang diledakkan manusia.
Berbeda dengnan Selena yang vampire, Michael adalah campuran keduanya, sehingga
ia lebih kuat. Lycans sendiri merupakan mutasi dari Werewolves, sehingga ia
bisa berubah bentuk kapan pun menjadi manusia dan serigala. Sementara Werewolves
cenderung tidak bisa mengontrol perubahan dirinya, biasanya ia berubah menjadi
serigala di malam bulan purnama.
Enam bulan setelah peristiwa Underworld: Evolution, Selene (Kate
Beckinsale) ditangkap oleh manusia. Sejak mengetahui keberadaan vampir dan lycan,
pemerintah mulai mengadakan penelitian untuk mencari rahasia kekuatan mereka.
Manusia tak ingin ada vampir atau lycan yang tersisa di muka bumi. Perang besar
pun dimulai dan kini dua ras superior itu harus hidup dalam ketakutan. Kalau
dulu mereka bersembunyi karena tak ingin manusia tahu keberadaan mereka, kini
mereka bersembunyi karena ketakutan. Perang
Salib dan Penang-perang lainnya telah dimulai. Selena tersadar sudah
berada dalam satu inkubator es di sebuah laboratorium dan dirinya disebut
“Subyek 2”, sementara “Subyek 1” berhasil meloloskan diri dan membebaskan
Selena setelah dipenjara selama 12 tahun.
Sementara
itu, ras Lycans berhasil mengembangkan sejenis vaksin yang membuat mereka jauh
lebih kuat, terbuat dari darah dan DNA Selena serta anak perempuan yang disebut
“Subyek 1”. Lalu muncul generasi Lycans
yang beberapa kali lebih besar ukurannya, otot lebih kuat dan cepat berkembang
serta yang paling penting segera memulihkan diri apabila terluka. Lycans mampu
melakukan ini karena mereka mendirikan perusahaan bernama”antigen” yang berafiliasi dengan pemerintah.
Antigen,
perusahaan milik seorang doktor Dr. Jacob Lane (Stephen Rea) adalah perusahaan yang
selama ini menggunakan kedok mencari cara untuk memusnahkan vampir dan Lycan.
Di balik kedok itu, Antigen sebenarnya mencari cara untuk membuat Lycan kebal
terhadap pengaruh perak karena Dr. Jacob Lane dan putranya, Quint (Kris Holden-Ried)
sebenarnya adalah Lycan. Jacob yang sedang melakukan percobaan dan anaknya Quint sudah meminum dopping sehingga lebih kuat dari lycan kebanyakan.
Kate Beckinsale dengan umur yang sudah tidak muda lagi masih tetap menyajikan aksi yang asyik, seru, brutal dan enak dilihat. Dibalik pakaian ketat serba hitam dan senjata-senjatanya yang tidak pernah kehabisan peluru (yang saya tidak terlalu peduli) film Underworld: Awakening ini menyajikan porsi action yang lebih banyak dan lebih seru (dan lebih brutal tentunya) dari ketiga film pendahulunya. Performa Kate Beckinsale sebagai female vampir superhero tidak pernah ada matinya, inilah seharusnya gambaran paling tepat dari seorang vampir wanita, enerjik, lincah, brutal dan jauh dari drama cinta segitiga antara vampir dan werewolf.
Kate Beckinsale dengan umur yang sudah tidak muda lagi masih tetap menyajikan aksi yang asyik, seru, brutal dan enak dilihat. Dibalik pakaian ketat serba hitam dan senjata-senjatanya yang tidak pernah kehabisan peluru (yang saya tidak terlalu peduli) film Underworld: Awakening ini menyajikan porsi action yang lebih banyak dan lebih seru (dan lebih brutal tentunya) dari ketiga film pendahulunya. Performa Kate Beckinsale sebagai female vampir superhero tidak pernah ada matinya, inilah seharusnya gambaran paling tepat dari seorang vampir wanita, enerjik, lincah, brutal dan jauh dari drama cinta segitiga antara vampir dan werewolf.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar